Langsung ke konten utama

Tugas Pert 10 Jaringan Komputer

rachmawati.rcd@nusamandiri.ac.id
1. Buatlah skema jaringan seperti skema Troubleshoot 1/2/3. 
2. Gunakan IP Address 172.168.10.1/24 pada Router. 
3. Pastikan PC1, PC2 dan PC3 dapat berkomunikasi dengan router.

  • Troubleshoot 1

- Buat skema jaringan seperti pada gambar dibawah ini : 



  • Buka Cisco Packet Tracer, kemudian masukan device Router, Switch, PC 1, PC 2, dan PC 3
  • Hubungkan Switch (FastEthernet) dengan PC (FastEthernet) dan Switch (FastEthernet) dengan Router (Gigabyte) menggunakan cable Copper-Straight-Through 
  • Ganti nama Route menjadi PUSAT, kemudian masukan IP Route 172.168.10.1 dengan cara klik Route >> Config >> Interface >> GigabitEthernet0/0/0 dan Subnet Mask 255.255.255.0. Pada port status Check ON


  • Masukan IP Address, Subnetmask, dan Gateway pada masing-masing PC sesuai pada gambar diatas dengan cara, klik PC >> Desktop >> Ip Configuration
  • Cek apakah PC dapat saling terhubung dengan menggunakan tools Add Simple PDU. Jika statusnya Successful berarti konfigurasi IP Address dan Router sudah benar. Jika statusnya Failed berarti ada kesalahan pada konfigurasi IP Address / Router
  • Hasil! :



Konfigurasi dari PC 1 dan PC 2 ke Router (PUSAT) berhasil (Successful), Sedangkan konfigurasi dari PC 3 ke Router gagal (Failed), dikarenakan Network ID PC 3 (172.168.11) berbeda dengan Network ID PC 1 (172.168.10) dan Network ID PC 2 (172.168.10)

  • Troubleshoot 2

- Buat skema jaringan seperi pada gambar dibawah ini :



  • Buat jaringan baru dengan mengklik CTRL-N, kemudian masukan device Router, Switch, PC 1, PC 2, dan PC 3
  • Hubungkan setiap device menggunakan cable Copper-Straight-Through, kemudian atur konfigurasi  Router dan IP Address masing-masing PC sama seperti cara pada bagian Troubleshooting 1
  • Hasil :



Pada skema troubleshoot 2, PC 2 memiliki gateway yang berbeda dengan PC lainnya. Jika di ujikan koneksi PC 2 dengan PC lainnya maka tidak akan terpengaruh kalau gateway berbeda dengan PC lainnya. Untuk sukses atau tidaknya koneksi ditentukan oleh Network ID antar PC


  • Troubleshoot 3


  • Lakukan pembuatan jaringan seperti pada langakah-langkah Troubleshoot 2
  • Hasil :

Pada skema troubleshoot 3, hasil tes koneksi PC 1, PC 2, dan PC 3 dengan Router Failed dikarenakan Network ID (172.168.1) berbeda dengan Network ID masing-masing PC (172.168.10)

Penyelesaian :


Atur IP Address 172.168.10.1 (172.168.10 adalah Network Id , adalah Host Id) pada Router,
Untuk PC 1 atur IP Address 172.168.10.11, PC 2 dengan IP Address 172.168.10.12, PC 3 dengan IP Address 172.168.10.13. Maka Hasilnya Success

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan 10 Logika & Algoritma (Latihan Soal)

rachmat.rap@bsi.ac.id Latihan Soal Logika & Algoritma Terdapat deret angka : 99, 34, 11, 50, 23, 89, 65, 2, 6, 37, 74, 44. Urutkanlah deret angka tersebut dengan menggunakan teknik sort yang sudah dijelaskan. (Selection Sort, Bubble Sort, Insertion Sort, Quick Sort, dan Marge Sort). Jawab (Selection Sort) Iterasi 1 Langkah 1 : 99 34 11 50 23 89 65 2 6 37 74 44 Langkah 2 : 99 34 11 50 23 89 65 2 6 37 74 44 Langkah 3 : 2 34 11 50 23 89 65 99 6 37 74 44 Langkah 4 : 2 34 11 50 23 89 65 99 6 37 74 44 Iterasi 2  Langkah 1 : 2 34 11 50 23 89 65 99 6 37 74 44 Langkah 2 : 2 34 11 50 23 89 65 99 6 37 74 44 Langkah 3 : 2 34 11 50 23 89 65 44 6 37 74 99 Langkah 4 :   2 34 11 50 23 89 65 44 6 37 74 99 Iterasi 3 Langkah 1 : 2 34 11 50 23 89 65 44 6 37 74 99 Langkah 2 : 2 34 11 50 23 89 65 44 6 37 74 99 Langkah 3 : 2 6 11 50 23 89 65 44 34 37 74 99 Langkah 4 : 2 6 11 50 23 89 65 44 34 37 74 99 Iterasi 4 Langkah 1 : 2 6 11 50 23 89 65 44 34 37 74 99 L...

Pertemuan 15 Logika&Algoritma (Uji Kompetensi Individu)

rachmat.rap@bsi.ac.id PERTEMUAN 15 UJI KOMPETENSI INDIVIDU 1.       Diberikan Matriks A sebagai Berikut : 2 2 2 2 0 2 2 2 0 0 2 2 0 0 0 2 Perintah   pokok yang digunakan pada pengisian matriks A adalah : a.        A[I,J] = 0 jika I > J;A[I,J] = 2 jika I = J b.       A[I,J] = 0 jika I > J;A[I,J] = 2 jika I > J c.        A[I,J] = 0 jika I > J;A[I,J] = 2 jika I < J d.       A[I,J] = 0 jika I > J;A[I,J] = 2 jika I >= J e.        A[I,J] = 0 jika I > J;A[I,J] = 2 jika I <= J Jawaban : E 2.       Diberikan Matriks A sebagai Berikut : 1 2 3 4 2 2 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 Perintah pokok yang digunakan pada pengisian matriks A adalah : a.        A[I,J] = j jika i > j; A[I,J] = i jika i = j b.   ...

Resume Logika dan Algoritma Pertemuan Ke 1&2

rachmat.rap@bsi.ac.id Resume Logika dan Algoritma Pertemuan Ke 1&2   Logika Pada awalnya logika diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles (384-322 SM). Definisi logika antara lain sebagai berikut Penalaran atau bentuk pemikiran Ilmu yang memberikan prinsip-prinsip yang harus diikuti agar dapat berfikir valid menurut aturan yang berlaku Langkah - langkah yang dilakukan agar solusi masalah dapat diperoleh. Suatu prosedur yang merupakan urutan langkahlangkah yang berintegrasi. Suatu metode khusus yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang nyata.(Webster Dictionary) Algoritma Sedangkan algoritma diperkenalkan Oleh Ahli Matematika : Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi. Seorang ilmuan Persia yang menulis kitab al jabr w’al muqabala (rules of restoration and reduction) sekitar tahun 825 M. Dan definisi algoritma antara lain adalah Note: Algoritma di butuhkan untuk memerintah komputer mengambil langkah-lan...